Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak tahan saat diajak menyanyi lagu "Suwe ora Jamu" oleh penyanyi Indonesia yang menetap di Torino Italia, Betty Bariati dalam acara Resepsi diplomatik oleh KBRI Roma, Rabu malam.
"Kehadiran Menteri Susi di Roma. dalam perjalanan menuju Malta untuk menghadiri konferensi Our Ocean Conference yang diadakan di Malta dari tanggal 5 dan 6 Oktober," ungkap Counsellor Pensosbud KBRI Roma, Charles F. Hutapea, seperti diwartakan Antara, Kamis.
Selain itu, Menteri Susi dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Dirjen FAO Dr. Jos Graziano da Silva yang akan membahas kerja sama antara KKP dan FAO.
"Wah acaranya bagus dan menarik, saya senang," ujar Bu Susi usai acara resepsi diplomatik yang diadakan KBRI Roma dan dihadiri lebih dari 300 undangan dari berbagai kalangan diplomatik dari negara sahabat termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Italia, Benedetto della Vedova.
Menteri Susi yang mengenakan busana hitam rancangan disainer dengan lancar melantunkan lagu "Suwe ora Jamu" yang dipopulerkan oleh Waldjinah dengan rancak dan kocak yang menarik hati pengusaha pemilik dan Dirut PT ASI Pudjiastuti Marine untuk berduet dengan Betty Bariati.
Dalam acara resepsi diplomatik yang juga dihadiri Dubes RI di Vatikan Antonius Agus Sriyono, penyanyi Indonesia yang lama menetap di Torino Italia Betty Bariati yang melantunkan lagu Indonesia Raya dan Lagu kebangsaan Italia Inno di Mameli dengan diiringi gitaris klasik Giordano Passini, mengaku sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara Resepsi Diplomatik yang diadakan Dubes RI di Roma Esti Andayani.
"Bangga banget sebagai wanita dan warga Indonesia, meskipun berdomisili di Nord Italia, kota Torino masih tetap menjaga tata krama & tradisi Jawa, " ujar wanita kelahiran Solo yang dikenal sebagai putri Solo Mangkunegaran mengakhiri penampilannya dengan Lagu "We are the world," hasil perpaduan dengan tiupan saxshopone oleh Charles Hutapea.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!