Suara.com - Seorang lelaki bernama Wang Yaodong meregang nyawa setelah menenggak miras sebanyak satu liter selama tiga menit. Aksi ekstrem itu dilakukan Wang lantaran menerima tantangan dari rekannya.
Adalah seorang bartender yang menantang Wang. Ia diminta untk menghabiskan 6 koktail hanya dalam waktu 3 menit.
Jika dia berhasil menyelesaikan tantangannya , bartender berjanji akan menggratiskan minuman tersebut. Namun jika kalah, Wang harus membayar semua minuman tersebut.
Wang --yang masih berusia 19 tahun-- menerima tantangan tersebut. Ia berhasil menenggak sekitar satu liter.
Nahas, setelah minum, Wang langsung tak sadarkan diri. Teman-temannya mencoba menyelamatkan dengan membuatnya memuntahkan minuman tersebut.
Namun apa daya, bibir Wang berubah menjadi keungu-unguan dan denyut detak jantungnya melemah.
Akhirnya setelah berdebat hampir 40 menit, sang pemilik bar dan teman-teman Wang memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.
Sayangnya, Wang sudah meninggal saat dia tiba di rumah sakit. Dia dilaporkan berhenti bernapas dan tidak berdenyut saat dia tiba di Unit Gawat Darurat.
Warganet pun berdebat dengan mempertanyakan siapakah yang harus bertanggung jawab atas kematian Wang. Ada yang mengatakan bahwa Wang seharusnya menolak tantangan tersebut, sementara warganet yang lain menganggap budaya minum di negara itu harus disalahkan. [viral4real]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan