Suara.com - Di salah satu daerah di India memiliki tradisi yang bisa dibilang menyeramkan bagi para perempuan. Mereka bisa dicambuk oleh kaum lelaki dengan alasan tertentu.
Dilansir pada Asia One, tujuan mencambuk perempuan untuk mengusir roh jahat. Tradisi tahunan aneh ini dilakukan di Kuil Sri Achappan di Bavithram Vellalapatti, dimana terdapat desa terpencil di negara bagian Tamil Nadu, India Selatan.
Video yang beredar di internet menunjukkan puluhan perempuan berbaris untuk dicambuk oleh laki-laki yang menggunakan pakaian tradisional. Imam tersebut mencambuk para wanita dan gadis sekolah.
"Para pemuja wanita percaya jika mereka mendapatkan cambuk bulu mata dari imam, kekuatan jahat akan meninggalkan jiwa mereka," kata Selvakumar, seorang pria setempat.
Seorang wanita yang mengambil bagian dari ritual aneh itu juga menganggap ritual tersebut dapat membuat umur panjang.
"Saya mengalami masalah kesehatan untuk periode yang lebih lama dengan rasa sakit di tangan dan kaki, jadi saya mengunjungi kuil hari ini untuk dicambuk," katanya.
Dalam video terlihat beberapa wanita terluka dan beberapa lainnya menangis dengan suara keras karena rasa sakit yang ditimbulkan oleh cambukan kasar.
Meskipun sakit, wanita yang sedang mengantri di belakangnya tidak gentar dan tetap mengambil bagian dari tradisi tersebut. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris