Suara.com - Gara-gara berutang untuk biaya pernikahan, seorang petugas keamanan (satpam) berinisial MM di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, nekat membobol brangkas uang toko yang dijaganya.
Kanitreskrim Polsek Sidayu Aiptu Baktiaris mengatakan, MM merupakan warga Desa Bunderan, Kecamatan Sidayu. Ia nekat membobol brangkas uang Toko Unggul Jaya Sidayu, yang dijaganya.
“Pelaku melakukan aksi itu karena tahu brangkas toko yang dijaganya itu berisi uang sebanyak Rp305 juta,” kata Bakti, seperti dilansir laman resmi Polri, Tribaranews, Kamis (5/10/2017).
Uniknya, kata dia, MM tak mengambil semua uang yang ada di brangkas. Pelaku hanya mengambil uang Rp25 juta.
Menurut pengakuan tersangka, ia mengambil Rp25 juta karena hanya untuk melunasi utang-utangnya saat menggelar resepsi pernikahan.
“Dia juga mengakui hanya mengambil Rp25 juta agar tak ketahuan pemilik toko. Dia pikir kalau hanya ambil Rp25 juta dari Rp305 juta, tak bakal ketahuan karena tumpukan uangnya masih banyak.” Terang Bakti.
MM melakukan aksinya saat toko sudah tutup. Persisnya pada malam hari. Ketika itu, MM masuk ke ruang penyimpanan brangkas.
Selanjutnya, karena MM sudah mengetahui kode brangkas itu, ia secara mudah membuka dan mengambil uang di dalamnya.
Baca Juga: Eks Tentara Merah Uni Soviet Ngaku Titisan Yesus
“Selain menangkap tersangka, kami menyita uang Rp15 juta. Sementara Rp10 juta sisanya sudah diberikan tersangka ke sejumlah orang tempatnya berutang,” jelasnya.
Ia mengatakan, polisi akan memanggil seluruh pihak pengutang yang telah diberikan MM uang haram tersebut.
“Sementara ini, diduga tersangka melakukan aksinya sendirian. Sebab, di toko itu tak ada barang lain yang rusak kecuali brangkas,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!