Suara.com - Umumnya, ibu akan melakukan apapun untuk melindungi putra-putri mereka. Mereka akan memastikan anak-anak hidup dengan nyaman dan aman.
Namun, berbeda dengan ibu asal Malaysia ini yang tidak memperhatikan hal tersebut pada anaknya sendiri.
Dilansir dari World Of Buzz, perilaku ibu berusia 30 tahun dari Miri, Sarawak, Malaysia, baru-baru ini menggegerkan banyak orangtua.
Dia diduga menjual putri kandung berusia 14 tahun ke tempat prostitusi. Dia menjadikan anaknya pelacur untuk mendapatkan uang dan uang itu untuk membayarkan utang.
Suatu hari dia didatangi lelaki hidung belang. Betapa kaget, ternyata lelaki tersebut paman bocah itu sendiri.
Kasus ini terungkap setelah kepala desa membawa korban ke polisi. Gadis itu mengungkapkan bahwa dia dipaksa oleh ibu kandung untuk bekerja sebagai pelacur.
Paman yang pernah datang ke tempat prostitusi tersebut mengaku tidak melakukan hubungan seks karena tahu perempuan itu keponakannya.
Kepala CID Sarawak Asst Comm Datuk Dev Kumar mengatakan ibu dan pemilik bar terancam kena Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Anak 2001.
“Kedua wanita tersebut akan didakwa di pengadilan di Lawas hari ini,” kata dia. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik