Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan senang karena proses pelantikan di Istana Negara berjalan dengan lancar. Dia berkomitmen setelah pelantikan akan mulai menjalankan program-program kerja yang sudah dibuat.
"Kami siap untuk mulai bekerja, fase kampanye sudah selesai. Masa persiapan sudah ditunaikan, sekarang saatnya untuk kami menunaikan janji-janji. Karena itu kami akan serius mulai bekerja langsung, harapannya apa yang sudah direncanakan bisa dilaksanakan," kata Anies kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara, Senin (16/10/2017).
Ketika ditanya bagaimana menyatukan kembali masyarakat Jakarta yang terbelah sejak pilkada, Anies mengatakan tentu saja melalui program kerja.
"Semua melalui program kegiatan, kami akan memastikan gubernur Jakarta adalah gubernur untuk semua, gubernur untuk mereka yang memilih maupun yang tidak memilih (saat pilkada)," ujar dia.
Menurut dia perbedaan pilihan politik di masyarakat merupakan bagian dari demokrasi.
"Maka amanat konstitusional dan amanat yang diemban adalah untuk seluruh warga Jakarta. Kami ingin Jakarta yang berkeadilan, kami ingin Jakarta milik semua. Jakarta bukan milik sekelompok orang, bukan milik mereka yang punya uang saja, tapi juga milik mereka yang ingin ke sini untuk mendapatkan kesejahteraan. Jakarta harus menjadi kota buat semuanya," kata dia.
Anies belum mau bicara lebih jauh mengenai program 100 hari pertama.
"Nanti kalau sudah lepas seragam baru ngomong 100 hari," ujar dia.
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf