Gubernur Jakarta Anies Baswedan [suara.com/Bowo Raharjo]
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Salahuddin Uno, menghadiri acara perkenalan sekaligus pemaparan di ruang Pola, gedung Blok G, Balai Kota. Acara ini dihadiri pejabat-pejabat pemerintah provinsi.
"Kami berdua, saya dan Bang Sandi datang dengan mandat. Saudara semua di ruangan ini datang dengan pengalaman dan pengetahuan," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/10/2017).
Anies meminta seluruh PNS ikut belajar tentang mandat.
"Mandat itu tercermin janji kampanye kami kemarin. Saudara tolong pelajari. Kami berdua akan belajar dari bapak ibu sekalian, atas pengalaman yang bapak ibu miliki," kata dia.
Anies juga menyinggung pakaian dinas PNS yang dikenakannya untuk memberikan contoh. Anies mengatakan untuk mengenakan seragam PNS juga mesti belajar.
"Tadi pagi bingung pakai baju yang mana ini. Ini hari Selasa. Bang Sandi sudah lama nggak pakai seragam, katanya SMA terakhir pakai seragam," kata Anies.
"Kalau saya masih mendinglah tahun lalu masih jadi (menteri) pakai seragam. Kalau Bang Sandi dari SMA," Anies menambahkan.
Anies berharap mendapat masukan dari pejabat pemerintah Jakarta yang sudah bekerja selama puluhan tahun.
"Di ruangan ini anda punya pengalaman dan pengetahuan. Maka bagi dengan kami. Kami siap untuk belajar," kata dia.
"Kami berdua, saya dan Bang Sandi datang dengan mandat. Saudara semua di ruangan ini datang dengan pengalaman dan pengetahuan," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/10/2017).
Anies meminta seluruh PNS ikut belajar tentang mandat.
"Mandat itu tercermin janji kampanye kami kemarin. Saudara tolong pelajari. Kami berdua akan belajar dari bapak ibu sekalian, atas pengalaman yang bapak ibu miliki," kata dia.
Anies juga menyinggung pakaian dinas PNS yang dikenakannya untuk memberikan contoh. Anies mengatakan untuk mengenakan seragam PNS juga mesti belajar.
"Tadi pagi bingung pakai baju yang mana ini. Ini hari Selasa. Bang Sandi sudah lama nggak pakai seragam, katanya SMA terakhir pakai seragam," kata Anies.
"Kalau saya masih mendinglah tahun lalu masih jadi (menteri) pakai seragam. Kalau Bang Sandi dari SMA," Anies menambahkan.
Anies berharap mendapat masukan dari pejabat pemerintah Jakarta yang sudah bekerja selama puluhan tahun.
"Di ruangan ini anda punya pengalaman dan pengetahuan. Maka bagi dengan kami. Kami siap untuk belajar," kata dia.
Komentar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi