Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menargetkan laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), seperti yang dijanjikan saat dirinya dan Anies Baswedan berkampanye dalam Pilkada 2017.
"Ini mendapat tugas dari pak gubernur bahwa kami straight, target besarnya mendapat WTP. Kami punya waktu sempit," kata Sandi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/10/2017).
Untuk meraih WTP itu, Sandi mengakui harus memprioritaskan pencatatan aset menindaklanjuti temuan dan melakukan beberapa perbaikan dalam lima bulan ke depan.
"Terus terang ini target yang cukup berat, karena dalam empat tahun terakhir ini Jakarta WDP. Kita meningkat ke WTP, untuk aset sendiri kita akan menjadi prioritas utama," tukasnya.
Selanjutnya, Sandiaga mengatakan akan langsung mengumpulkan anggota tim untuk memastikan pencatatan aset dan semua yang dipersyaratkan untuk mencapai WTP.
“Aset ada sedikit kabar baik, untuk tanah dan bangunan ada progres yang cukup baik. Lengkapnya akan dilaporkan setelah mendapat data terakhir,” terangnya.
Ia mengatakan, semua yang menjadi catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus ditindaklanjuti.
Sebab, untuk mendapat predikat WTP, pemprov harus meyakinkan para auditor bahwa semua temuan itu sudah ditindaklanjuti.
Baca Juga: Tak Lagi Punya Jabatan, Ini Obrolan Ahok dan Djarot
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas