Lampu landasan pacu penerbangan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sempat mati, Senin (30/10/2017) malam. Akibatnya, 11 penerbangan berbagai rute dibatalkan dan dijadwalkan menjadi hari ini. Manajer Teknik Bandara Halim Perdanakusuma Primadiansyah mengatakan, lampu landasan pacu tersebut mati karena ada masalah pada trafo kelistrikannya.
"Jadi ada kebakar di trafo series yang berdampak pada kabel flcy. Itu sudah kita ganti. Dan sudah selesai pada jam 00.40 malam tadi," kata Primadiansyah ditemui suara.com di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Prima mengatakan, permasalahan kelistrikan tadi yang membuat satu sirkuit kanan-kiri lampu landasan mati. Total ada delapan lampu yang mati akibat masalah kelistrikan ini.
"Karena alasan safety, makannya kita matikan semua aliran listriknya untuk lampu di landasan penerbangan. Dan sudah kita benerin," kata dia.
Executive GM Bandara Halim Perdana Kusuma Rasyid Jauhari menambahkan, setelah ada perbaikan, jadwal penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma hari ini tidak mengalami gangguan.
Dia juga memastikan, penerbangan untuk malam hari pada hari ini juga tidak akan mengalami kendala. "Sekarang sudah betul semua. Dan tadi mulai aktif penerbangan jam 05.00 dengan maskapai Citilink ke Medan. Ini penerbangan rutin," katanya.
"Kalau yang penerbangan pengganti untuk yang 11 tadi, sudah ada beberapa yang diterbangkan juga hari ini sesuai dengan slot penerbangan. Ada juga yang dialihkan ke Cengkareng," tutur dia.
Rasyid kemudian mengusulkan supaya ada revitalisasi untuk landasan pacu ini. Dia berharap awal 2018 revitalisasi ini bisa dilaksanakan.
"Ya kita revitalisasilah perlampuan ini. Sekarang kita sedang melakukan pengecekan mana saja yang mengalami penurunan," katanya.
Baca Juga: Gagal Terbang di Bandara Halim, Citilink Telantarkan Penumpang
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan