Suara.com - Hari ini, Senin (13/11/2017), Pemerintah Provinsi Jakarta mulai menertibkan gubuk-gubuk liar di Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menerangkan, penertiban yang dilakukan pemerintah DKI dalam rangka menata kawasan Tanah Abang.
"Itu sudah mulai disosialisasikan. Hari ini mulai dirapikan," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta.
Menurut Sandiaga, sosialisasi yang dilakukan Pemda DKI Jakarta selama satu minggu terakhir berhasil membuat warga mengemas barang-barangnya dan meninggalkan tempat itu.
"Teman-teman sudah mengemas barang-barang sendiri, tentunya sosialisasi ini udah cukup selama seminggu," kata dia.
Menurut Sandiaga, jika bangunan liar tersebut tidak segera ditertibkan, akan mengganggu Dinas Sumber Daya Air untuk melakukan pengerukan.
"Jalan itu akan dipakai untuk mengeruk kendaraan-kendaraan dari pemerintah, karena ini kan curah hujan sudah semakin meningkat," kata Sandiaga.
Berita Terkait
-
Anies: JPO Tanah Abang Tak Ramah Disabilitas dan Ibu Hamil
-
PKL di Tanah Abang Tak Dimintai Upeti Selama Ahok Memimpin
-
Pedagang Pasar Tanah Abang Klaim Saat Ini Sudah Tak Ada Preman
-
Camat Ragukan Laporan Ombudsman soal 'Upeti' Preman Tanah Abang
-
Peminta 'Upeti' di Tanah Abang Bukan Preman, Lalu Siapa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan