Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh [suara.com/Nikolaus Tolen]
Partai Nasional Demokrat akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional IV di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017) hingga Jumat (17/11/2017).
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memimpin apel siaga nasional pembukaan rakernas, Selasa (14/11/2017).
Dia mengingatkan seluruh kader Nasdem agar jangan membuang energi untuk hal-hal yang bukan untuk membangun negeri.
"Realita sosial di bangsa ini jelas menunjukkan kita membuang energi percuma. Mempersoalkan komitmen nasional yang telah selesai sebelumnya," kata Paloh.
Apel akbar diikuti sekitar 12 ribu kader dan anggota Garda Pemuda Nasdem.
Paloh menekankan membangun bangsa merupakan tugas bersama.
"Jujur kepada diri sendiri, melihat hal apa yang kurang dari diri lalu memperbaikinya. Sehingga kebaikan itu diharapkan mampu menular ke masyarakat. Garda Pemuda Nasdem dan kader partai wajib mengemban amanat tersebut," kata dia.
"Kenapa belum bisa mencapai itu (kemajuan). Kenapa kita tertatih-tatih. Itulah pertanyaan yang mendasar dan harus dijawab Partai Nasdem khususnya Garda Pemuda Nasdem," katanya.
Paloh mengatakan kebhinnekaan harus menjadi nafas untuk menjaga Indonesia, khususnya dari paham-paham yang merusak sendi-sendi bangsa.
"Katakan kami garda pemuda partai Nasdem adalah bentengnya pluralisme nasionalisme kesatuan Indonesia. Tak ada tempat untuk radikalisme di indonesia," katanya.
"Yakin dan percayaklah dengan seluruh upaya, kerja keras, militansi diri. Nggak ada perjuangan yabg sia-sia. Kemenangan akan menanti kita semua dan itu adalah upaya yang tak terlepas dari Garda Pemuda Partai Nasdem," kata Paloh menambahkan.
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memimpin apel siaga nasional pembukaan rakernas, Selasa (14/11/2017).
Dia mengingatkan seluruh kader Nasdem agar jangan membuang energi untuk hal-hal yang bukan untuk membangun negeri.
"Realita sosial di bangsa ini jelas menunjukkan kita membuang energi percuma. Mempersoalkan komitmen nasional yang telah selesai sebelumnya," kata Paloh.
Apel akbar diikuti sekitar 12 ribu kader dan anggota Garda Pemuda Nasdem.
Paloh menekankan membangun bangsa merupakan tugas bersama.
"Jujur kepada diri sendiri, melihat hal apa yang kurang dari diri lalu memperbaikinya. Sehingga kebaikan itu diharapkan mampu menular ke masyarakat. Garda Pemuda Nasdem dan kader partai wajib mengemban amanat tersebut," kata dia.
"Kenapa belum bisa mencapai itu (kemajuan). Kenapa kita tertatih-tatih. Itulah pertanyaan yang mendasar dan harus dijawab Partai Nasdem khususnya Garda Pemuda Nasdem," katanya.
Paloh mengatakan kebhinnekaan harus menjadi nafas untuk menjaga Indonesia, khususnya dari paham-paham yang merusak sendi-sendi bangsa.
"Katakan kami garda pemuda partai Nasdem adalah bentengnya pluralisme nasionalisme kesatuan Indonesia. Tak ada tempat untuk radikalisme di indonesia," katanya.
"Yakin dan percayaklah dengan seluruh upaya, kerja keras, militansi diri. Nggak ada perjuangan yabg sia-sia. Kemenangan akan menanti kita semua dan itu adalah upaya yang tak terlepas dari Garda Pemuda Partai Nasdem," kata Paloh menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati