Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut mengomentari Ketua DPR RI sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi dana KTP elektronik, Setya Novanto, yang sakit setelah terlibat kecelakaan di kawasan Permata Hijau pada Kamis (16/11) malam.
JK—akronim beken Kalla—mengatakan Setnov biasanya akan cepat sembuh setelah dikabarkan masuk rumah sakit.
"Ya, mudah-mudahan cepat sembuh, biasanya juga cepat sembuh," kata JK di Kompleks Markas Komando Korps Marinir, Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2017).
Setnovkekinian dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati di bawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
JK juga mengakui belum memutuskan untuk menjenguk Setnov. Sebab, kemungkinan menjenguk itu terbilang sulit mengingat KPK juga susah menemui ketua DPR itu.
"KPK saja susah jenguk, apalagi kita ini," tukasnya.
Setelah dipindahkan ke RS Polri Kramatjati, Wapres mengharapkan proses hukum Setnov tidak kembali terganggu dan siapa pun pelaku kasus korupsi KTP-el yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu dapat segera dihukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR