Suara.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia Sam Aliano menyayangkan sikap pihak Setya Novanto yang merusak karangan bunga yang dikirimnya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Dalam karangan bunga itu, Sam memberi tulisan sarat sarkastis: "Semoga Lekas Sembuh Papa Tiang Listrik #SaveTiangListrik".
"Selain itu yang soal bunga dirusakin itu, itu sayang banget ya. Saya sayangkan untuk rusak ini, dan saya lihat yang rusakin itu jelas, tidak ada siapa lagi, pasti orang-orang pihak dia lah. Ya, mungkin orang-orang itu, mungkin Novanto," kata Sam saat diminta komentar soal karangan bunga kirimannya telah dirusak, Sabtu (18/11/2017).
Sam lalu mengatakan bahwa sikap pihak Setya Novanto telah merusak karangan bunga menandakan Ketua DPR RI itu tidak mau menerima kritikan.
Padahal, kata Sam, Setya Novanto sudah jelas melawan hukum yang berlaku.
"Saya juga berpikir bahwa Novanto orang yang tidak mau terima kritik atau sesuatu berupa masukan untuk dirinya. Jadi dia itu bertindak melawan hukum, melawan siapa pun orang yang mencari keadilan dengan benar," katanya.
Karangan bunga yang dikirim Sam diletakkan di belakang gedung RSCM atau dekat parkiran mobil. Tulisan yang tersisa pada karangan bunga hanya tersisa nama Sam Aliano saja.
Sementara ucapan lekas sembuh untuk papa tiang listrik sudah dicabut oleh orang tak dikenal.
Selain karangan bunga Sam, satu karangan bunga lainnya juga telah dirusak oleh orang tak dikenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara