Suara.com - Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja belum teradang langkahnya di Hong Kong Open Super Series 2017. Pasangan ganda campuran Indonesia ini lolos ke babak kedua usai mengalahkan Nipitphon Phuangphuapet/Jongkolphan Kititharakul (Thailand) lewat pertarungan rubber game, 15-21, 21-19 dan 21-16, Rabu (22/11/2017).
Dalam laga yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hafiz/Gloria lebih dulu mengalami kekalahan karena masih mencari pola yang tepat untuk menghadapi lawan.
Beruntung akhirnya pada dua game berikutnya, Hafiz/Gloria sukses merebut kemenangan, setelah bertanding selama 55 menit.
"Game pertama kami masih mencari-cari pola yang pas. Game kedua posisi di lapangan kami lebih enak. Pas di situ juga kami cepetin bolanya, mulai sigap. Ke sana-sananya sudah lebih enak," kata Gloria, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
"Mereka dari awal mainnya kaya sudah siap. Kami mau main seperti apa mereka sudah siap. Tapi kami lebih tenang aja, sama lebih fokus lagi. Kami lebih safe dan enak di lapangan, mereka akhirnya mati-mati sendiri," ujar Hafiz.
Di babak kedua, Hafiz/Gloria akan ditantang unggulan lima asal Cina, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Pertandingan ini merupakan pertemuan perdana antara Hafiz/Gloria dengan Zheng/Huang.
"Kami main yakin saja dan step by step di lapangan. Kalau Tuhan kasih berkat lebih, puji Tuhan. Yang pasti besok harus siap capek dan fokus terus," ujar Gloria.
"Yakin saja sama persiapan di latihan, tinggal kami nanti habis-habisan, all out di lapangan. Mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan kami," ungkap Hafiz.
Indonesia masih mempunyai satu lagi wakil ganda campuran yang akan berlaga di babak pertama. Alfian Eko Prasetya/Melati Daeva Oktavianti akan berhadapan dengan Lu Ching Yao/Chiang Kai Hsin (Taiwan).
Baca Juga: Di Luar Dugaan, Praveen/Debby Kembali Angkat Koper Lebih Awal
Tag
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR