Suara.com - Sembilan warga Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo diduga terkena penyakit antraks seusai mengonsumsi daging sapi.
Kepala Puskesmas Tilongkabila Roni Hunta di Gorontalo, Jumat, mengatakan pihaknya telah memeriksa warga yang diduga terkena antraks.
"Jika dilihat dari ciri-cirinya itu adalah antraks kulit, namun hal itu baru bisa dipastikan dengan mengambil sampel darah dan dilakukan uji laboratorium," tegasnya.
Pantauan Antara, antraks kulit yang diderita warga lebih banyak terdapat di bagian tangan dan lengan.
Mohamad Anshar Suleman (17) salah seorang warga yang diduga terkena antraks mengatakan tiga hari usai mengonsumsi sate sapi, ia merasa panas, gatal dan perih di bagian lengan.
"Saya makan sate dari sapi yang dipotong karena sakit, setelah itu lengan saya bengkak dan badan saya panas, Alhamdulillah kami telah mendapat penanganan dari dokter dan diberi antibiotik," ujarnya.
Ia mengatakan saat ini penyakit kulit yang dideritanya tinggal dua yang berada di lengan kiri dan kanan, karena di bagian siku kanan sudah sembuh.
"Daging sapi yang saya makan dimasak menjadi sate, selain saya anggota keluarga di rumah juga ikut memakannya, namun di rumah ini saya dan kakek saya yang terkena penyakit di kulit," tambah dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran