Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau tanggul Kali Pulo, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang jebol, Rabu (14/12/2017).
Berdasarkan pantauan Suara.com di lapangan, Anies tiba sekitar pukul 6.50 WIB. Orang nomor satu Jakarta ini didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air Jakarta Teguh Hendrawan, pejabat terkait, dan perwakilan warga.
"Ini menyempit nih Pak (kalinya) dari sini. Di sana sudah ada rumah warga. Jadi mentok di sini airnya," kata Anies ke warga.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu geleng-geleng kepala melihat banyak rumah yang didirikan di pinggiran kali. Kali mengalami penyempitan dari sebelumnya dua meter.
"Ini menyempit nih Pak dari sini. Di sana udah ada rumah warga. Jadi mentok di sini," Ujar Fatimah, salah satu warga Jatipadang.
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi tanggul jebol di Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]
"Masya Allah. Ini udah berapa lama begini?" kata Anies.
Fatimah mengatakan, bangunan warga yang berdiri di sekitar kali sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Ia mengatakan, pemerintah DKI sebelumnya kurang memperhatikan daerah Jati Padang.
Baca Juga: Anies Kasih 3 Pesan ke Anak Buahnya untuk Atasi Banjir, Apa?
"Udah 10 tahunan Pak, banjir," kata dia.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum, PHL Dinas Sumber Daya Air, terlihat gotong royong membawa batu kali untuk membuat tanggul. Tanggul jebol terbuat dari karung berisikan pasor yang didirikan warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan