Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersyukur banjir dan genangan yang terjadi di sejumlah ibu kota kemarin cepat surut. Anies mengatakan banjir dan genangan yang terjadi disejumlah ruas jalan karena curah hujan yang tinggi.
"Kemudian di beberapa tempat memang terjadi genangan tapi kami bersyukur bahwa genangan itu surut relatif cepat dan ada beberapa titik yg terjadi limpahan genangan seperti contoh di Dukuh Atas," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Secara keseluruhan, kata Anies, Jakarta memiliki 145 rumah pompa. Kemudian ada 152 pompa stasioner dan 150 pompa yang mobile atau bergerak.
Anies mengatakan banjir di underpass Dukuh Atas kemarin karena hanya dua pompa penyedot air yang berfungsi dari enam pompa.
"Nah kemaren yang tidak berfungsi itu yang di Dukuh Atas, sehingga menimbulkan genangan, dua yang berfungsi sehingga perlu waktu satu jam. Seharusnya itu tidak terjadi," kata Anies.
Untuk genangan di ruas jalan Gatot Subroto, Rasuna Said, dan kawasan Kuningan, dan jalan protokol, Anies mengatakan karena ada pengerjaan proyek, diantaranya Mass Rapid Transit dan Light Rail Transit. Hal ini menyebabkan saluran air tidak berfungsi dengan baik.
"Nah menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air (Teguh Hendrawan) kita sudah koordinasi terus, mereka sudah berkali-kali mengingatkan soal ini, dan kejadian tadi malam membuat kita akan pastikan lagi kita akan tegas bahwa jangan menyepelekan soal saluran air," kata Anies.
"Proyek harus jalan, tapi saluran air juga harus di perhatikan karena itu merepotkan warga (kalau terjadi genangan), jadi proyek-proyek yang berjalan saya akan instruksikan pada semuanya untuk memastikan semua tali air itu berfungsi, tidak ada saluran-saluran air yang terhambat apalagi di daerah-daerah jalan protokol," Anies menambahkan.
Banjir kemarin menjadi bahan evaluasi Pemerintah DKI. Anies berencana memanggil pihak terkait diantaranya Kepala Dinas SDA, Kepala BPBD Jakarta Jupan Royter.
Baca Juga: Cuit Artis Sindir Banjir di Jakarta
"Kami akan instruksikan untuk bersihkan semua saliran air yang menghambat," kata dia.
Berita Terkait
-
Dari Reruntuhan Menuju Harapan, Kisah SDN Kebayoran Lama Selatan 09
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Mobil Listrik Bakal Kena Pajak di Jakarta, Mengapa Sekarang? Siapa yang Terdampak?
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta