Suara.com - Warganet memanfaatkan platform change.org untuk membuat petisi untuk suatu isu yang dipandang perlu mendapat perhatian publik.
Petisi dalam jaringan ini mudah dibagikan di media sosial, orang yang tertarik untuk menandatangani petisi perlu memperhatikan judul serta latar belakang petisi tersebut.
Berikut ini adalah 10 petisi yang banyak mendapat perhatian publik sepanjang 2017.
1. Cabut Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi
Solidaritas terhadap etnis Rohingya di Myanmar menggerakkan 491.778 warganet untuk menandatangani petisi ini. Aung San Suu Kyi dipandang tidak berbuat cukup untuk menghentikan kejahatan kemanusiaan terhadap Rohingya.
2. Transportasi online Jawa Barat
64.109 orang meminta agar transportasi berbasis aplikasi daring tetap dapat beroperasi di Jawa Barat.
3. Gugatan Alfamart terhadap konsumen
Warganet mempetisi Alfamart karena menggugat seorang konsumen mereka, Mustolih Siradj karena meminta laporan donasi konsumen secara publik. 63.899 warganet meminta Alfamart mencabut gugatannya di pengadilan.
4. Aduan terhadap penyebar meme Setya Novanto
60.435 orang menandatangani petisi Segera Cabut Aduan dan Hentikan Kasus Penyebar Meme Setnov, setelah Setya Novanto melaporkan ke polisi akun-akun yang menyebarkan meme dirinya.
5. Tangkap penyerang Novel Baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan diserang orang tidak dikenal saat ia berada di lingkungan tempat tinggalnya. Ia disiram air keras sehingga penglihatannya terganggu. 58.291 warganet meminta agar pelaku penyerangan ditangkap.
6. Selamatkan beruang di Bandung
Beruang di Kebun Binatang Bandung hidup dalam kondisi tidak layak. 58.072 warganet mendukung Yayasan Scorpion, yang membuat petisi, yang meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyelamatkan beruang itu.
Tag
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan