Suara.com - Gereja Katedral Jakarta didekorasi bernuansa tradisional untuk perayaan Natal Tahun ini. Tiang dari bambu diikat rotan, dan beratap daun kelapa kering dengan lampu warna warni menghiasi dekorasi Gereja umat Khatolik ini.
Di samping bagunan gereja tampak gapura yang terbuat dari bambu dan rotan. Pada sisi kanan gapura terpajang pohon Natal berhiaskan lampu warna warni.
Selain itu Kandang Domba dan Goa Natal yang menggambarkan suasana kelahiran Yesus Kristus juga terbuat dari bahan bambu dan rotan.
Juru Bicara Gereja Katedral Jakarta, A Susyana Suwadie menyampaikan dekorasi nuansa tradisional ini menggambarkan tema Natal tahun ini, yaitu Kebhinekaan. Bahan-bahan dekorasi berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
"bahan-bahan dekorasi itu akrab dengan nusantara, seperti bambu dan rotan," kata Susyana kepada wartawan, Minggu (24/12/2017).
Salah seorang jamaat, Ruben Gobay kepada suara.com mengatakan, tema Kebhinekaan ini sangat tepat dan relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini.
"Dalam Natal kali ini kita harus memaknai Kebhinekaan sebagai warga negara. Setiap manusia dalam ajaran agama masing-masing menghargai keberagaman. Sebagai umat Katolik, tugas saya menghargai dan menghormati keberagaman untuk kebersamaan," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor