Suara.com - Volume kendaraan bermotor yang melintasi Jalan Tol Cikarang Utama mengalami peningkatan drastis pada masa libur akhir tahun 2017.
PT Jasa Marga (persero) memublikasikan data, jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol itu mencapai 86.138 pada Sabtu (30/12/2017). Jumlah itu meningkat 14,85 persen dari kondisi biasa yang hanya 75 ribu kendaraan.
Pada hari yang sama, volume kendaraan menuju Jakarta melalui GT Tol Cikarang Utama tercatat 74.783 kendaraan atau turun 1,6 persen dari volume normal yaitu 76.000 kendaraan.
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, di GT Ciawi arah Puncak, terpantau 33.586 kendaraan yang melintas pada hari yang sama.
"Angka tersebut mengalami lonjakan kendaraan, meningkat 2,16 persen terhadap volume lalu lintas normal sebesar 32.875 kendaraan," kata Dwimawan melalui pernyataan tertulis, Minggu (31/12/2017).
Jasa Marga memprediksi puncak arus balik tahun baru akan terjadi pada hari Senin (01/01/2018).
Dwimawan memperkirakan, terjadi peningkatan volume lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Cikarang Utama, yaitu 104 ribu kendaraan atau naik 48,5 persen dari lalin normal 70 ribu kendaraan.
Sebab itu, Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan layak operasi.
Baca Juga: Sandiaga Uno: Akhirnya Kita Dimaki-maki Orang Lagi
"Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo dan melakukan top up uang elektronik sebelum memasuki jalan tol," pintanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto