Suara.com - Partai Golkar dipastikan tidak menjadi salah satu partai pengusung pasangan bakal calon gubernur Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) pada Pilkada Jawa Tengah 2018.
"Saat mendaftar di KPU, pasangan Ganjar-Yasin hanya menyerahkan rekomendasi dari PDIP, PPP, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat," kata Komisioner KPU Jawa Tengah Muslim Aisha di Semarang, Selasa.
Dalam beberapa waktu ke depan ada tambahan partai politik yang bergabung pada koalisi yang mendukung pasangan Ganjar-Yasin maka statusnya adalah partai pendukung, bukan partai pengusung.
"Berkas persyaratan pencalonan partai politik yang diajukan ke KPU harus dimasukkan secara bersamaan dalam satu waktu untuk diverifikasi," ujarnya.
Berkas persyaratan pendaftaran yang diajukan pasangan Ganjar-Yasin dinyatakan sudah lengkap dan memenuhi syarat oleh KPU Jateng. Berkas persyaratan tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni berkas pencalonan dan berkas calon gubernur serta calon wakil gubernur.
"Berkas pencalonan adalah berkas yang mencakup proses pencalonan pasangan seperti bukti dukungan dari partai politik, jumlah kursi, dan hal administrasi lainnya, sedangkan berkas calon adalah berkas pribadi dari calon gubernur dan wakil gubernur seperti identitas diri dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat