Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pemanggilan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak adalah untuk mengklarifikasi ucapan Dahnil di program TV "Metro Realitas" pada Senin (8/1/2018) lalu.
Pemanggilan Dahnil tersebut, kata Argo, terkait ucapan Dahnil bahwa dia memiliki saksi dalam kasus penyiraman air keras penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.
"Jadi kemarin yang bersangkutan (Dahnil) ada di Metro TV, menyampaikan bahwa ada beberapa saksi yang berbeda dengan saksi dari kepolisian. Ya, kemudian ada beberapa pernyataan di sana yang akan kami klarifikasi. Misalkan (bahwa) yang bersangkutan mempunyai saksi. Ya, silakan hubungi polisi, jadi biar cepat untuk mengungkap," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2018).
Argo menegaskan, Dahnil rencananya dipanggil untuk diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (22/1), dan bukan dihadirkan sebagai saksi pada kasus Novel. Pemanggilan Dahnil, menurut Argo, akan menjadi bahan informasi polisi apakah bakal mendapat titik terang dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras tersebut.
"Ya, kemudian akan kami minta, saksi (itu) siapa? Untuk membantu biar mengungkap cepat toh. Nggak masalah," ujar Argo.
Diketahui, Novel menjadi korban penyiraman air keras oleh pelaku misterius usai melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid dekat kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017) lalu.
Akibat kejadian tersebut, hingga kini Novel masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi