Suara.com - Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Kentucky barat daya, Selasa (23/1/2018) waktu setempat, hingga menewaskan satu orang dan melukai sejumlah lainnya.
Gubernur negara bagian Kentucky Matt Bevin, melalui Twitter, membenarkan bahwa penembakan tragis terjadi di SMA Marshall County dan pelakunya sudah tertangkap.
"Penembak sudah ditahan, satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka...." tulis media massa setempat mengutip sumber-sumber di kalangan Dewan Pendidikan Marshall County.
Korban tewas adalah seorang siswa. Karena masih banyak hal yang belum jelas, Gubernur meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi melainkan saling memberikan dukungan di antara mereka.
Media setempat melaporkan bahwa kepolisian bergerak menangani penembakan di SMA itu sekitar pukul 08.00 waktu setempat, lokasi kejadian saat ini sudah diamankan dan tersangka sudah ditangkap.
Para siswa di sekolah tersebut kemudian dievakuasi ke sebuah sekolah menengah lainnya di dekat SMA Marshall County untuk dijemput oleh orang tua mereka.
Di tengah kekacauan pascapenembakan, banyak siswa yang tidak sempat mengeluarkan telepon seluler dari ransel mereka ketika menjalani proses evakuasi. Karena itu, banyak orang tua yang cemas saat berupaya mengontak anak-anak mereka, lapor saluran televisi daerah WPSD-6.
Sejumlah helikopter terlihat mendarat di SMA Marshall County untuk merawat para korban yang luka. [Antara]
Baca Juga: Polisi Sebut Penembakan Kader Gerindra karena Urusan Pribadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC