Suara.com - Tim Satuan Tugas divisi Penindakan Komisi Pemberantasam Korupsi, kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penyelenggara negara.
Dalam operasi kali ini yang dilakukan pada Senin (12/3), Tim KPK mengamankan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan kasus suap di Pengadilan Negeri Tangerang, BAnten.
Namun, belum diketahui berapa jumlah uang yang diamankan itu.
"Ada sejumlah uang yang diamankan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (13/3/2018).
Selain mengamankan sejumlah uang, KPK juga mengamankan tujuh orang. Di antara tujuh orang tersebut terdapat hakim, panitera, pengacara, dan pihak swasta.
"Tujuh orang tersebut unsurnya hakim, panitera, ph (penasihat hukum) dan swasta," katanya.
Febri mengatakan, penangkapan terhadap sejumlah orang tersebut terkait penanganan perkara perdata yang sedang ditangani PN Tanggerang. Namun, Febri tidak menjelaskan kasus perdata apa yang dimaksudnya.
Ia mengungkapkan, ketujuh orang yang ditangkap pada Senin sore menjelang mahgrib tersebut sudah berada di Gedung KPK untuk menjalani proses pemeriksaan lebih intensif.
"Dalam rangkaian proses ini KPK koordinasi dengan APH (aparat penegak hukum) lain dan Bawas (Badan Pengawas) MA juga. Diduga transaksi terkait dengan perkara perdata yang sedang berjalan di PN Tangerang," tutupnya.
Baca Juga: Senat Kazakhstan Jauh-Jauh Datang untuk Beri Undangan ke Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?