Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan tujuh orang termasuk hakim, panitera pengganti, pengacara dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Senin (13/3/2018) sore.
"Sejak sore menjelang magrib tadi telah diamankan sekitar 7 orang dari unsur hakim, panitera, penasihat hukum dan swasta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah seperti dikutip dari Antara di Jakarta.
Lebih lanjut kata Febri, ketujuh orang tersebut sedang diperiksa di gedung KPK.
Dalam OTT tersebut, KPK juga sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya dan Badan Pengawas Mahkamah Agung.
"Ada sejumlah uang yang diamankan, diduga transaksi terkait dengan perkara perdata yang sedang berjalan di PN Tangerang," ujar Febri.
Sebelumnya Juru Bicara MA Suhadi mengatakan panitera pengganti yang diamankan bernama Tuti.
"Belum jelas itu terkait apa karena begitu ditangkap, langsung dibawa oleh KPK. Ditangkap di lantai atas, yang ditangkap duluan adalah pemberinya di (lantai) bawah," kata Suhadi.
Suhadi juga belum mengetahui apakah ada uang yang diamankan dalam OTT tersebut.
"(Penyerahan uang) belum jelas juga karena tadi ketua (pengadilan) saya hubungi dia sedang sidang katanya, panitera saya tanya dia cuma teriak-teriak histeris kemudian langsung dibawa oleh KPK," katanya.
Baca Juga: Kemenpora Terus Pantau Egy Maulana Vikri
Sementara, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan bahwa KPK akan mengumumkan status sejumlah orang yang diamankan dalam OTT tersebut dalam waktu 1x24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah