Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya telah mengantongi rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jakarta perihal penutupan Diskotek Exotic yang terletak di Jalan Mangga Besar, Sawah Besar.
"Rekomendasinya sudah dari Dinas Parbud," ujar Anies di Gandaria City Hotel, Jakarta, Kamis (12/4/2018).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan dirinya belum bisa membeberkan alasan rencana penutupan diskotek Exotic.
Anies Baswedan menegaskan, dirinya akan mengumumkan ke publik jika sudah mendapatkan bukti-bukti adanya praktik peredaran narkoba di tempat hiburan tersebut.
"Tapi gini deh, kalau semua sudah selesai aja. Tapi yang jelas bukti sudah cukup dan kita pasti eksekusi," katanya menandaskan.
Sebelumnya, Sudirman (47) pengunjung Diskotek Exotic di Jalan Mangga Besar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, tewas pada Minggu (1/4/2018) pagi.
"Kami masih selidiki soal penyebab kematian," kata Kapolsek Sawah Besar Komisaris Mirzal Maulana saat dikonfirmasi, Senin (2/4/2018).
Mirzal mengatakan, polisi masih menunggu hasil visum Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk memastikan penyebab kematian korban. Tapi, Mirzal mengatakan dugaan sementara Sudirman meninggal karena overdosis.
Baca Juga: Diduga Overdosis, Sudirman Tewas di Diskotek Mangga Besar
"Masih menunggu dari pihak RSCM apakah ada hal hal lain alasannya meninggal," tuturnya.
Berita Terkait
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran
-
Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial
-
Momen Halalbihalal di Cikeas, Kedekatan Anies dan AHY Jadi Sorotan
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat