- Anies Baswedan tidak menyesal mengikuti Pilpres 2024 meski kalah dari pasangan Prabowo-Gibran.
- Pernyataan tersebut disampaikan Anies saat berdialog dengan mahasiswa dan diaspora Indonesia di Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat.
- Anies berharap hasil Pilpres 2024 menjadi proses pembelajaran bagi masyarakat untuk mewujudkan demokrasi yang lebih transparan dan jujur.
Suara.com - Anies Baswedan mengaku tidak menyesal mengikuti Pilpres 2024 meski kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Bahkan, Anies balik melempar pertanyaan kepada publik yang tidak memilihnya dalam kontestasi tersebut.
"Ada yang tanya, Pak Anies, nyesel nggak ikut Pilpres? Maka jawaban saya, nyesel nggak, nggak milih kemarin?" ucap Anies saat dialog bersama mahasiswa dan diaspora Indonesia di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, dikutip dari tayangan video pada akun YouTube pribadinya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Anies, perasaan menyesal atau tidak dari dirinya masih kalah penting dari perasaan menyesal dari masyarakat yang tidak memilihnya.
Walau demikian, mantan Gubernur Jakarta itu berpandangan kalau hasil Pilpres 2024 juga telah memulai proses pembelajaran dari pelaksaan pesta demokrasi yang lebih transparan dan jujur.
"Sekarang sudah mulai ada proses pembelajaran di situ. Mudah-mudahan ini bisa menjadi gerakan nantinya tapi harus dipikirkan lebih serius," ujarnya.
Mengingat momen Pemilu Indonesia baru terjadi setiap lima tahun sekali, menurut Anies, hasil positif dari proses belajar itu akan lama bisa dituai.
"Saya yakin, publik mengalami pembelajaran. Hanya pembelajarannya agak lama waktunya karena proses pemilunya 5 tahunan," tutur Anies.
Pada Pilpres 2024, Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin harus mengakui kemenangan pasangan Prabowo-Gibran yang meraih suara mayoritas dalam satu putaran.
Baca Juga: Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
Berdasarkan hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum, pasangan Prabowo-Gibran memperoleh 96,2 juta suara atau sekitar 58,6 persen suara sah nasional.
Sementara Anies-Muhaimin meraih 40,9 juta suara atau sekitar 24,9 persen dan menempati posisi kedua.
Hasil tersebut mengakhiri langkah Anies dalam kontestasi Pilpres 2024 setelah sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang