Suara.com - Polisi telah meringkus seorang pria berinisial PPU lantaran dianggap sebagai pelaku pembunuhan terhadap seorang karyawan swasta bernama Ali Rahman. Pembunuhan itu dilakukan dengan sadis.
"Iya sudah ditangkap pelakunya," kata Kapolsek Kramatjati Kompol Nurdin Arrahman saat dihubungi Suara.com, Selasa (17/4/2018).
Namun, Nurdin belum bisa menjelaskan secara rinci penangkapan pelaku dalam kasus tersebut. Sebab, kata dia, hingga saat ini poliisi masih melakukan pengembangan terkait peristiwa yang menewaskan korban.
"Tim masih di lapangan. Nanti kami rilis ya," katanya.
Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang terkapar di Gang Waru Dalam Warga Gang Waru, Cawang, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018) malam.
Saat ditemukan, korban sudah berlumuran darah diduga akibat senjata tajam. Luka-luka yang ditemukan di tubuh korban di sekitar pelipis, tangan dan kaki.
Berita Terkait
-
Pembunuhan di Gang Sempit UKI, Mata AR Ditusuk sampai Hancur
-
Tidak Ada Barang Hilang Pada Korban Pembunuhan di Belakang UKI
-
Korban Pembunuhan di Belakang UKI Tak Dikenal Warga Sekitar
-
Darah Korban di TKP Pembunuhan Belakang UKI Masih Tercecer
-
Mayat Terkapar di Belakang Kampus UKI, Diduga Korban Pembunuhan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin