Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep meresmikan gerai ke-19 naget pisang "Sang Pisang" di ruko kawasan Tugu Juang, Kota Jambi, Sabtu (5/5/2018).
"Kenapa saya memilih Jambi ini sebenarnya sederhana saja, karena kebetulan saya lewat Jambi. Saya tidak memprioritaskan daerah mana, tapi akan buka di seluruh daerah Indonesia sebagai prioritas," kata Kaesang kepada sejumlah wartawan termasuk Antara, seusai meresmikan gerai naget pisangnya itu.
Hadir dalam peresmian gerai naget pisang milik putra Presiden Jokowi itu, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar dan sejumlah perwakilan unsur Forkompinda daerah.
Ia memilih kuliner dengan menu utama naget pisang itu lantaran bahan bakunya mudah didapatkan, dan harganya tidak terlalu mahal.
Selain itu, juga dapat membantu para petani pisang karena bahan baku yang didapatkan langsung dari tangan mereka.
Kaesang berharap, usaha yang sedang dirintisnya itu dapat bertahan dan bisa membuka gerai di seluruh Indonesia.
"Supaya bertahan, kami mencoba inovasi untuk menjadi pioner pisang naget. Banyak prosesnya, yakni yang jelas bukan pisang goreng yang menyamar menjadi pisang naget, jadi benar-benar naget dengan banyak varian," katanya menjelaskan.
Pada hari yang sama setelah diresmikan, gerai "Sang Pisang" langsung ramai antrean para pengemudi ojek online yang memesan orderan.
"Untuk di Jambi yang membedakan dengan kota lain adalah memiliki menu khusus, yakni minuman kopi hitam yang diolah secara manual (manual brewwing) dengan menggunakan kopi khas Jambi," kata Manager Area Sang Pisang Jambi, Jhony Luo.
Baca Juga: Pengurus: Brimob ke Kantor Gerindra Jateng Seperti Buru Teroris
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?