Suara.com - Polisi melakukan tindakan pengamanan sangat ketat menyusul ledakan bom bunuh diri di depan Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan No. 1.
Bahkan, sterilisasi pengamanan dilakukan hingga jarak 2 kilometer. Seluruh kegiatan di sekitar Mapolrestabes Surabaya pun terpaksa dihentikan.
"Saya gak bisa masuk kantor Mas, jalannya ditutup padahal waktunya ngantor," ujar seorang lelaki bernama Agus yang berkantor tak jauh dari lokasi ledakan.
Belum diketahui secara pasti kronologis pengeboman. Yang jelas, hingga kini suasana di sekitar Mapolrestabes Surabaya masih mencekam.
Seperti dituturkan seorang warga, bom terdengar begitu kencang hingga jarak 2 kilometer.
"Duaar.. kenceng Mas, tadi sempet lihat tapi langsung diamankan polisi semua," kata seorang warga yang menolak disebutkan identitasnya.
Diduga, pelaku yang mengendarai sepeda motor berusaha menerobos masuk gerbang masuk Mapolrestabes Surabaya. Saat diperiksa petugas jaga bom lalu meledak. (Moh Ainul Yaqin)
Baca Juga: Masih Hidup, Diduga Pelaku Bom Bunuh Diri Digendong Polisi
Tag
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir