Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menegaskan jika masyarakat DKI Jakarta tidak perlu cemas dan panik menyusul teror bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Sebelumnya status keamanan Jakarta ditingkatkan menjadi siaga satu. Namun sejak tiga hari terakhir, status tersebut sudah diturunkan menjadi siaga.
"Suasana Jakarta sudah sangat kondusif. Saya terus melakukan pemantauan keamanan di DKI Jakarta pascaperistiwa tersebut," kata Sandiaga Uno di Palembang, Minggu (20/5/2018).
Dari segi keamanan dilokasi objek keramaian serta objek vital pun telah diperketat oleh aparat kepolisian.
“Tapi kita minta kepada masyarakat, untuk terus meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.
Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, Sandiaga meminta kerjasama dan peran aktif warga dengan melaporkan setiap kegiatan yang dirasa janggal dan mencurigakan.
“Siskamling kita hidupkan lagi, semua hal yang mencurigakan RT dan RW langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Tetapi ada levelnya, misal ada kegiatan mencurigakan yang dilihat atau melihat secara langsung, tapi jangan sampai menimbulkan keresahan,” pungkasnya. (Andhiko)
Berita Terkait
-
Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
32 Tim U-16 Adu Kekuatan di Surabaya, Tiket ke Thailand Jadi Rebutan
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan