Suara.com - Kepadatan terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (9/6/2018). PT Jasa Marga sempat memberlakukan contra flow atau lawan arus di kilometer 35.
Kepadatan terjadi jelang rest area di kilometer 39 sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi.
Sistem contra flow atau lawan arus diberlakukan mulai kilometer 35 sampai dengan kilometer 47 arah Cikampek. Hingga berita ini ditulis, contraflow sudah dihentikan mulai pukul 09.40 WIB.
"Itu diberlakukan contra flow merupakan diskresi kepolisian. Untuk mendukung kelancaran contra flow, Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu," kata AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru, Sabtu (9/6/2018).
Menurut Heru, kondisi terkini lalu lintas ruas tol Cikarang sudah mulai lancar. Maka itu, contra flow sudah diberhentikan. Hal itu dilakukan hanya situasional ketika ruas tol kendaraan mulai terjadi kemacetan.
"Kami Jasa Marga himbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati - hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan," ucap Heru.
Berita Terkait
-
Bank Syariah Mandiri Lepas 65 Pemudik Disabilitas
-
Sabtu Pagi, 70 Ribu Lebih Kendaraan Masuk Tol Cikarang Utama
-
Selama Libur Lebaran, Sistem Ganjil-Genap di Jakarta Tak Berlaku
-
H-6 Lebaran, 49 Ribu Kendaraan Keluar Gerbang Tol Palimanan
-
Polisi Berjaga Ketat Pasca Viral Pelemparan Batu di Tol Cikampek
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta