Suara.com - Jasa Marga mencatat sebanyak 361.495 total kendaraan yang telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sejak 7 Juni 2018 hingga 10 Juni 2018.
Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru Santoso mengatakan jumlah tersebut normal dibanding hari biasa.
"Sejak H-8 (7 Juni) hingga H-5 tepatnya hari Minggu terpantau 361.495 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jumlah tersebut meningkat 32,4 persen dari volume lalu lintas normal yaitu 273.108 kendaraan," ujar Dwimawan kepada wartawan, Senin (11/6/2018).
Tak hanya itu, Dwimawan menuturkan pihaknya mencatat distribusi lalu lintas dari Gerbang Tol Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) yakni sebesar 59 persen.
"Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 41 persen," kata dia.
Dwimawan menuturkan pada H-5 lebaran, Jasa Marga mencatat 88.593 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama. Pihaknya memprediksi sebanyak 106.450 kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta pada hari ini, Senin (11/6/2018). Kata Dwimawan angka tersebut meningkat dibanding lalu lintas normal.
"Angka tersebut naik 50,5 persen dari volume lalu linta normal, 58.851 kendaraan," ucap dia.
Jasa Marga memprediksi 106.450 kendaraan akan meninggalkan Jakarta pada H-4 Lebaran yang jatuh hari ini. Angka tersebut naik 59,4 persen dari volume lalin normal, 66.792 kendaraan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender