Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, terjadi peningkatan arus mudik di Terminal Kampung Rambutan pada lebaran 2018.
Bila dibandingkan dengan mudik tahun 2017, pada tahun 2018 ini pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan meningkat hampir 20 persen.
"Ada beberapa yang menarik, tahun ini kenaikan penumpang lebih dari 10 persen mendekati 20 persen," katanya saat meninjau Terminal Kampung Rambutan, Selasa (19/6/2018).
Menhub menuturkan, libur panjang di tahun ini benar-benar dimanfaatkan pemudik untuk berlama-lama di kampung halaman.
Sementara mengenai pelayanan bus, menurutnya, saat ini sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Selain ketatnya pemeriksaan, pengelola bus juga mulai memberikan pelayanan lux seperti bus tingkat (double decker).
"Yang menarik sekarang ini perkembangan bus relatif lebih baik bahkan ada yang lux. Menurut keterangan pengelola, justru bus tingkat itu yang diminati," kata Menhub.
Sementara terkait harga tiket, Menhub menyatakan memang ada kenaikan, namun masih dalam taraf wajar. Kenaikan terjadi rata-rata hampir 50 persen seiring lonjakan permintaan penumpang.
"Tarifnya memang nggak merata ada tarif biasa Rp 350.000, tetapi pas lebaran sampai Rp 550.000. Nah, itu karena bis ini adalah satu angkutan yang menarik bagi masyarakat," tutupnya.
Baca Juga: Kemenhub Prediksi Puncak Arus Balik Mulai Petang Nanti
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan