Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi, Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengaku merinding mengetahui Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.
Ngabalin memastikan keputusan TGB usai melakukan sholat istikharah. Pasalnya, Ngabalin mengetahui betul keilmuan agama TGB. Hal itu yang membuat Ngabalin merinding.
"Beliau alumni Al-Alzhar Mesir, kherij min al-azhar, kemudian seorang Doktor, keilmuannya hafidz Quran, jadi saya percaya kalau beliau mengambil satu keputusan itu pasti lewat istikharah, sebagai orang beragama, saya merinding, karena itu saya tidak ragu," kata Ngabalin di Ji Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).
Selain itu, dukungan TGB pun tak lepas dari pengalamannya sebagai Gubernur NTB selama dua periode.
"Apa yang salah dari dukungannya kepada Presiden Jokowi bahwa lima tahun saja tidak cukup, karena dia merasakan sebagai gubernur dalam satu periode dia merasakan tidak cukup dan ternyata alhamdulillah, rakyat NTB memberikan dukungan untuk dia menjadi gubernur dua periode," katanya lagi.
Oleh sebab itu, Ngabalin meminta untuk menghormati keputusan TGB karena yang kini tegas mendukung Jokowi di Pilpres 2019.
"Saya pikir itu sah-sah saja dan tidak perlu harus ada yang mengebully-nya dan lain-lain, itu hak pribadi yang harus dihormati," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun