Suara.com - Kejadian memilukan ini terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibat ditinggal memasak, balita tewas di kolam pemancingan. Bocah berusia dua tahun bernama Amar Mubarok ditemukan telah mengapung di sebuah lokasi kegiatan memancing yang berada di Kampung Leuwi Jambe, Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor.
AKP Ita Puspitalena, Kasubag Humas Polres Bogor menjelaskan bahwa adanya jasad Amar Mubarok pertama kali diketahui oleh pekerja bangunan di sekitar kolam. Sekitar pukul 17.00 WIB pada Sabtu (07/07/2018). Ia lantas menjelaskan detail kejadian ditinggal memasak, balita tewas di kolam pemancingan.
"Saksi kemudian memanggil warga dan keluarganya. Korban diangkat dari kolam pemancingan dalam kondisi sudah lemas," kata Ita, Minggu (08/07/2018).
Malang, korban meninggal dunia dalam perjalanan ke klinik terdekat. Dari hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian, diketahui korban sedang bermain bersama kakaknya yang berusia 5 tahun. Mereka berdua bermain di depan rumah saat ditinggal ibu mereka memasak selama 30 menit.
"Jadi saat, itu korban ditinggal ibunya memasak di dapur.Lalu korban bermain bersama kakaknya yang masih lima tahun. Tanpa diketahui siapapun, korban sudah berada di kolam dengan kedalaman dua meter," lanjut Kasubag Humas Polres Bogor.
Dengan kejadian nahas ini, keluarga korban bermusyawarah serta menerima kematian Amar sebagai musibah. Jasadnya dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum setempat.
"Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian itu dengan ikhlas. Kami mengimbau agar orangtua tidak meninggalkan anak-anaknya bermain sendiri dan mengawasinya terutama yang masih balita," pungkas Ita.
Harapannya, tidak akan ada lagi kejadian ditinggal memasak, balita tewas di kolam pemancingan.
Rambiga
Baca Juga: Nadine Chandrawinata - Dimas Anggara Ternyata Menikah di Bhutan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa