Suara.com - Nasib nahas menimpa seorang remaja di Kota Bogor berinisial RIF (17). Ia tewas dibacok usai diduga terlibat perkelahian dengan sekelompok remaja di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama teman-temannya dalam perjalanan pulang usai nonton bareng (nobar) Piala Dunia di daerah Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Minggu (15/7/2018) dini hari.
Saat melintas di Jalan Ahmad Yani, korban yang berkonvoi menggunakan sepeda motor itu bertemu dengan sekelompok remaja lainnya di pinggir jalan. Tanpa sebab yang pasti, korban terlibat perkelahian hingga mengalami luka sabetan cerulit di tubuhnya.
Kemudian, korban dilarikan temannya ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor. Namun, karena luka yang cukup parah, RIF akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 17.00 WIB.
Plt Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi .
"Awalnya informasi korban begal. Tetapi menurut teman korban di lokasi, saat itu korban sengaja turun dari motor seperti menghampiri kelompok lain dan terjadi perkelahian," kata Agah, Senin (16/7/2018).
Akibatnya, korban mengalami luka bacok di bagian punggungnya dan meninggal dunia di rumah sakit. Polisi sudah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan ceceran darah di sekitar lokasi.
"Korban meninggal dunia Minggu sore kemarin. Sekarang kami masih fokus mengumpulkan data untuk mencari tahu kejadian sebenarnya agar bisa segera menangkap pelakunya," kata Agah. (Rambiga)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor