Suara.com - Aparat kepolisian kembali menangkap satu terduga teroris berinisial IL (41) di Jalan Perumnas RT 08, RW 62 Condongsari, Sleman, Yogyakarta.
Berdasarkan keterangan Yoyok Teguh Prasetyo selaku ketua RT 08, aparat yang menangkap menggunakan pakai premaan lengkap dengan penutup muka. Namun ada juga petugas dengan seragam dinas kepolisian.
Menurut dia, jumlah aparat yang datang cukup banyak. Peristiwa penangkapan terjadi pada Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.
"Saya ke sana sudah ada police line, saya sebagai saksi ke sana sudah ditangkap. Mulai penangkapan jam 14.30 WIB," kata Yoyok.
Dalam penangkapan itu, Yoyok mengaku ditunjuk untuk menjadi saksi saat proses penggeledahan rumah milik IL. Proses penggledahan berlangsung selama kurang lebih tiga jam.
"Setelah (penangkapan) itu, rumah digeledah sampai jam 17.30 WIB," ucap Yoyok.
Ia menjelaskan, proses penggeledahan dilakukan dari depan rumah sampai belakang rumah. Sementara barang bukti yang disita dan dibawa aparat kepolisian mulai dari anak panah dan pisau lempar yang jumlahnya lebih dari satu.
Selain senjata tajam, Yoyok juga melihat aparat membawa buku tabungan dengan rekening milik terduga teroris tersebut.
"Semuanya rekening juga," ungkap Yoyok.
Saat penangkapan dan penggeledahan itu, Jalan Perumnas sempat ditutup dan dialihkan. Namun dari pantauan Suara.com, jalan tersebut kini sudah kembali dibuka. (Somad).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!