Suara.com - Presiden Joko Widodo mengundang para sekretaris jenderal (Sekjen) parpol pendukung untuk bertemu di Istana Bogor, Selasa malam ini. Pertemuan itu merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya antara Jokowi dengan para ketua umum parpol pendukung.
Dalam pertemuan dengan para sekjen parpol itu, Jokowi akan membahas perihal teknis Pilpres 2019.
Menurut Sekjen PPP, Arsul Sani pertemuan itu sudah direncanakan jauh hari. Ia menolak mengatakan pertemuan tersebut untuk membahas strategi pilpres 2019.
"Kami sebagai pasukan yang lebih teknis urusannya akan mendengar lebih dulu apa yang disampaikan Pak Jokowi. Tentu apa harapan beliau kepada enam partai parlemen yang sudah koalisi dan tiga non DPR yang bergabung," kata Arsul di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (31/7/2018).
Selain tidak membahas strategi pilpres, Arsul menegaskan, pertemuan dengan Jokowi nanti malam juga bukan untuk membahas sosok cawapres. Menurutnya, posisi sekjen belum memiliki kapasitas penuh untuk membahas persoalan cawapres.
"Saya kira nggak. Itu biar jadi urusan para ketua umum dan Presiden Jokowi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar