Suara.com - Gempa lombok berkekuatan 7.0 SR di Nusa Tenggara Barat benar-benar melumpukan sejumlah fasilitas umum. Salah satunya adalah rumah sakit. Akibat gempa tersebut, layanan kesehatan dialihkan ke tenda-tenda darurat.
Karena kondisi rumah sakit yang rusak akibat gempa Lombok, tiga orang ibu hamil terpaksa harus melahirkan di tenda darurat.
Kabid Humas Polda NTB, AKBP Komang Suartana mengatakan, petugas kesehatan RS Bhayangkara Mataram dibantu Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri baru saja membantu persalinan terhadap tiga ibu hamil yang melahirkan di tenda darurat.
"Ini kami bersama Pusdokkes Polri melakukan persalinan terhadap tiga ibu yang melahirkan di tenda darurat," kata Komang di Polda NTB, Kamis (9/8/2018).
Meski harus melalui proses persalinan di tenda darurat, ketiga ibu hamil itu berhasil melahirkan dengan normal dan selamat. Lahirlah dua bayi perempuan dan satu bayi laki-laki.
"Bayi semua sehat dan selamat," ucap Komang.
Ketiga ibu yang melahirkan di tenda darurat gempa Lombok itu adalah Indriyani, Hartati dan Nabila.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun