Suara.com - Situs resmi PKS diduga diretas pelaku kejahatan siber pada Kamis (9/8/2018) pagi. Hal itu terjadi setelah muncul istilah jenderal kardus yang dilontarkan politikus Partai Demokrat Andi Arief. Tampilan halaman utama situs PKS pun muncul tulisan "halo jenderal kardus'.
Perihal aksi kejahatan siber di situs PKS ini, polisi belum melakukan penyelidikan. Pasalnya, polisi harus menerima laporan masyarakat yang merasa dirugikan atas ulah peretas tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Deriyan pun menyarankan agar PKS bisa melaporkan dugaan tindak pidana itu ke polisi.
"Betul, korban bisa bikin laporan untuk penyelidikan," kata Adi saat dikonfirmasi Kamis, siang.
Bila sudah menerima laporan, polisi bakal menyelidiki soal peretasan situs PKS yang halaman utama sempat ditulis: Halo jenderal kardus.
"Untuk masalah ini tentu apakah pihak yang diretas merasa telah menjadi korban atas peretasan tersebut," kata dia.
Sejak diretas, muncul sebuah tulisan di halaman utama situs PKS. Tulisan itu berbunyi: "Halo jenderal kardus. Halo jenderal kardus !!! Jenderal kami jadi ingat terkait tragedi 1998, mundurlah dari partaimu, apa yang dikatakan Andi Arief adalah benar adanya, Sandiaga sogok PAN & PKS 500 milyar! hidup jenderal kardus!
Akun @kakekdetektif mengklaim sebagi pihak yang bertanggungjawab dalam aksi peretasan di situs PKS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini