Suara.com - Sosok mayat tanpa identitas di Kali Sunter atau Kali Item, Jakarta Utara diduga tenggelam bunuh diri. Korban diperkirakan mengalami ganguan jiwa.
Kapolsek Tanjung Priok Komisaris Polisi (Kompol) Supriyanto menuturkan berdasarkan keterangan saksi mayat tersebut diduga bunuh diri pada Jumat (10/8/2018) malam. Sebelumnya diketahui dari warga sekitar terdapat seorang pria yang tidak dikenal berada ditepian Kali Sunter yang menyeburkan diri. Meski sempat ditolong namun korban menolak dan tenggelam.
"Diduga korban mengalamai gangguan jiwa, sebab ketika warga menolong justru malah yang bersangkutan memberontak dan akhirnya tenggelam," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto, Senin (13/8/2018).
Sebelumnya kata Supriyanto, petugas pemadam kebakaran sudah dikerahkan pada Jumat (10/8/2018) malam untuk mencari korban. Kendati begitu karna cuca ketika itu hujan dan arus kali yang deras mengakibatkan sulitnya proses evakuasi tersebut.
"Akhirnya Minggu baru lah ditemukan mayat tersebut, sekitar jam setengah tiga kita evakuasi," tuturnya.
Hingga saat ini polisi masih kesulitan menemukan identitas sosok mayat tersebut. Sebab tidak ditemukan kartu identitas pada mayat. Selain itu tidak ada satu pun warga sekitar yang mengenal.
"Kita masih menunggu keluarga korban bila ada salah satu anggota keluarganya yang hilang bisa segera melapor ke kami. Kita juga sudah sampaikan ke RT dan RW sekitar," pungkasnya.
Kini mayat tanpa identitas tersebut sudah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo. "Sudah kita serahkan ke RSCM kemarin sore," tutupnya.
Baca Juga: Cerita Warga Saat Temukan Jasad Pria Misterius di Kali Item
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi