Suara.com - Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno selesai mengikuti tes kesehatan sebagai bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). Keduanya menjalani tes tersebut selama hampir 11 jam.
Seusai mengikuti rentetan tes kesehatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tadi, Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim tes kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan tim dokter RSPAD.
Prabowo memberikan apresiasi tertinggi terhadap kinerja tim dokter tersebut. Ia sempat berkelakar ketatnya tes kesehatan itu hingga tidak diberi ampun.
"Saya rasa pelayanan sangat profesional dan sangat ketat. Tanpa ampun, sangat berani lagi. Tapi mereka melaksanakan tugas sangat baik, tidak boleh pakai joki. Nasib saya dan Pak Sandi terserah dokter-dokter ini," kata Prabowo disambut gelak tawa dari para dokter dan awak media.
Sandiaga juga mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap profesionalitas tim dokter tersebut, terutama kepada Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas profesionalisme dan seluruh 50 professor yang hadir di sini dan Mayor Jenderal Terawan," pungkasnya.
Seusai melakukan serangkaian tes kesehatan, paslon tersebut mendapatkan surat keterangan. Dalam kesempatan ini, Dokter Terawan memberikan surat keterangan itu kepada Sandiaga.
"Kami serahkan surat keterangan selesai melaksakaan pemeriksaan kesehatan baik jasmani maupun rohani pada bakal calon wakil presiden," kata Dokter Terawan.
Baca Juga: Jadi Jubir Jokowi - Ma'ruf Amin, Farhat Abbas Remehkan Sandiaga
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri