Suara.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno dipastikan tidak akan mendatangi KPK sesuai menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/8/2018).
Pasalnya, Sandiaga bakal mengikuti pertemuan pembahasan tim penenangan bersama partai-partai koalisi pengusung dirinya dan bakal calon presiden Prabowo Subianto.
Sandiaga direncanakan kembali ke kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, seusai menjalani seluruh tes kesehatan. Ia wajib menjalankan serangkaian tes kesehatan sebagai salah satu syarat capres - cawapres.
"Jika cek kesehatannya selesai sore, maka Pak Sandiaga dan Pak Prabowo akan kembali ke kediaman masing-masing," kata petugas Media Center Tim Pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Senin (13/8/2018).
Seusai kembali ke kediaman masing-masing, mereka dijadwalkan menghadiri rapat melanjutkan penyusunan tim pemenangan Prabowo – Sandiaga Uno.
"Setelah itu dilanjutkan dengan rapat-rapat dan pertemuan pertemuan tim kecil dalam rangka penyusunan tim pemenangan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Sandiaga Uno sempat menyampaikan bahwa dirinya akan menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (13/8/2018).
Maksud kedatangannya tersebut untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK.
Baca Juga: Korban Gempa Lombok Dikhawatirkan Trauma Berkelanjutan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Truk Terguling di S. Parman, Belasan Rute Transjakarta Terdampak Sore Ini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?