Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja melepas 20 truk atau 212 ton bantuan logistik untuk korban gempa Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan tersebut dikumpulkan dari sejumlah donatur yang merupakan warga Jakarta.
Dalam sambutannya, Anies Baswedan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada warga Jakarta yang cepat, dan tanggap dalam merespons serta mengumpulkan bantuan untuk mengurangi beban penderitaan warga akibat gempa Lombok.
"Saya sampaikan juga terima kasih kepada warga Jakarta, yang secara fisik jaraknya jauh tetapi secara hati dekat. Ini tak kalah pentingnya dari persoalan politik, ini adalah bagian dari persoalan solidaritas bangsa," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (19/8/2018).
Anies berharap masyarakat peduli terhadap warga yang tengah terkena musibah. Sehingga, beban korban musibah berkurang.
"Pada saat seperti itu (musibah) maka panggilan untuk menolong harus direspons dengan sikap yang tanggap. Pada hari ini ada 20 truk menuju Lombok, lebih dari 212 ton bantuan dari Jakarta untuk Lombok," ujar dia.
Menurut dia, Pengumpulan bantuan logistik dari warga itu terhitung sejak hari pertama terjadi musibah gempa Lombok yakni pada 5 Agustus 2018.
Sebanyak 20 truk yang mengangkut sekitar 212 ton logistik ini, kemudian berangkat menuju Lombok melalui jalur darat. Ratusan ton bantuan logistik itu diperkirakan akan sampai di tujuan dalam tiga hari ke depan.
Logistik yang diangkut terdiri atas berbagai macam kebutuhan. Di antaranya tenda, selimut, penjernih air, makanan dan susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok