Suara.com - Jelang pembukaan Asian Games 2018, rangkaian hari terakhir kirab obor atau torch relay Asian Games dilakukan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2018). Kirab obor diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan akan dibawa menuju tempat terakhir dalam pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno.
Rangkaian kirab obor melewati rute jalan dari Monas meelintas sepanjang jalan Thamrin dan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Anies dalam sambutannya menyampaikan rasa gembira para warga Jakarta atas pergelaran Asian Games, yang kembali terselenggara di ibu kota Indonesia ini, sejak 56 tahun silam.
"Ini kita sudah lakukan persiapan panjang dan semua terlibat, sambut kedatangan api abadi dan kita Insya Allah jadi tuan rumah yang baik," kata Anies di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2018).
Anies menyerukan keramahan warga Jakarta bagi para atlet negara peserta Asian Games yang hadir di Jakarta.
"Saya juga minta warga Jakarta bila bertemu atlet, official negara asing, sambut mereka, sapa mereka, beri senyum. Kalau ada butuh informasi bantu mereka," ujar Anies
Pantauan suara.com, ruas jalan sekitar silang Monas, lebih tepatnya di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antusias warga cukup ramai menyambut obor Asian Games.
Ruas jalan pun juga padat. Namun, belum ada pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan oleh kepolisian.
Untuk diketahui, Obor Asian Games dibawa dari Silang Monas Barat Daya- Silang Monas Tenggara - Jl. Medan Merdeka Selatan - Jl. M.H. Thamrin - Bundaran Hotel lndonesia - Jl. Jenderal Sudirman - Berputar di Bundaran Senayan - Jl. Jenderal Sudirman - Jl. Gatot Subroto - Jl. Palmerah Timur- Jl. Gelora - Jl. Gerbang Pemuda - Putar balik di bawah FO Gerbang Pemuda - Masuk melalui Pintu 10 GBK.
Baca Juga: Pimpin Upacara Kemerdekaan, Anies Beberkan Capaian DKI Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!