Suara.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno sedang harap-harap cemas. Sebab, keinginannya untuk mengajak Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo masuk ke dalam tim pemenangan pasangan capres cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno belum ada kepastian.
Sandiaga Uno mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan tim Gatot untuk menentukan jadwal pertemuan. Namun, dirinya masih belum mendapatkan jawaban.
"Saya lagi meminta waktu kepada Pak Gatot, sudah hampir dua minggu belum diterima, mudah-mudahan ini merupakan langkah awal untuk bisa ikut mengajak Pak Gatot untuk berjuang bersama," kata Sandiaga Uno di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018).
Sandiaga Uno mengakui, dirinya mengagumi sosok Gatot. Ia menyebut Gatot adalah mantan Panglima TNI yang memiliki keteguhan dalam berjuang.
Saking besarnya keinginan Sandiaga untuk mengajak Gatot bergabung, apabila dirinya diberi waktu hari ini, ia akan langsung menemui Gatot.
"Kalau sekarang bisa, ya, saya langsung ke sana," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga: #2019GantiPresiden Bakal Ganti Jadi #2019PrabowoSandi
-
Mau Didukung Kaum Minoritas, Jokowi - Ma'ruf Harus Rangkul Ahok
-
Anies Baswedan Diminta Prabowo Jadi Kader Gerindra, Ini Jawabnya
-
Survei LSI, Jokowi Ungguli Prabowo di 5 Kantong Suara
-
Sandiaga Hadiri Launching Buku Ganti Presiden, Emak-emak Histeris
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo