Suara.com - Gara-gara aksi nekatnya memanjat pagar halaman milik rumah warga untuk mengambil bola, nyawa seorang bocah laki-laki berinisial FAS (10) melayang setelah terpeleset dan tertancap pagar besi.
Kapolsek Senen Komisaris Muhammad Syafi'ie menjelaskan, kejadian itu berawal saat korban dan rekan-rekannya bermain sepak bola di Jalan Mahoni, Bungur, Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (7/9/2019) pekan lalu.
"Korban memanjat pagar besi ujung runcing dan terpeleset pada saat mengambil bola," kata Syafe'i di Jakarta, Senin (10/9/2018).
Dari keterangan saksi, FAS awalnya sudah dilarang teman sebayanya untuk memanjat pagar di rumah warga. Namun, pelajar kelas IV sebuah Sekolah Dasar di kawasan Bungur itu tetap tak menggubris omongan rekan-rekannya. FAS pun kemudian memanjat pagar rumah milik warga untuk bisa mengambil bola kaki.
"Teman-teman korban melarang korban untuk memanjat pagar tersebut, namun korban tetap hendak memanjat pagar untuk mengambil bola," terangnya.
Saat korban sedang memanjat pagar tersebut, tiba-tiba kaki FAS terpeleset dan kejadian nahas pun tak terelakan.
Ketika melihat tubuh FAS tertancap di besi pagar, kawan-kawannya mendadak panik dan sontak berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Akhirnya, tubuh korban yang tewas tertancap pagar besi itu baru bisa dievakuasi setelah petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
"Akhirnya pagar dapat dilepas dengan bantuan petugas medis dan petugas pemadam kebakaran, lalu korban dibawa ke RSPAD untuk melepaskan besi yang tertancap," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol