Suara.com - Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan bakal Capres - Cawapres Jokowi - Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago meminta kubu Prabowo - Sandiaga Uno untuk menyampaikan kondisi ekonomi riil.
Pasalnya, dirinya menemukan data yang berbeda dengan yang disampaikan kubu sebelah dengan data yang ia temukan di lapangan.
Irma mengatakan, dirinya mengetahui persis soal harga bahan pokok di lapangan. Karena itu dirinya meminta kepada tim bakal Capres - Cawapres Prabowo - Sandiaga Uno untuk tidak mempolitisasi kalangan ibu alias emak-emak dengan menjabarkan kondisi harga bahan-bahan pokok yang membuat resah.
"Saya tahu persis harga cabai berapa Rp 15 ribu per kilo, bawang Rp 17 ribu, beras medium Rp 12 ribu, ayam Rp 30 ribu, udang Rp 60-90 ribu. Saya tahu karena saya punya catering," kata Irma dalam diskusi bertajuk 'Mengintip Visi-Misi Capres dan Cawapres' di Bumbu Desa Resto, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).
Selain itu, Irma pun menyindir Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang sempat menyebut tempe yang beredar di masyarakat saat ini setipis ATM.
Menurut politisi Partai Nasional Demokrat itu, pengandaian Sandiaga Uno soal ukuran tempe terlalu berlebihan.
"Kalau bicara tempe saya tak menafikan karena kedelai kita belum bagus tapi nggak juga tempe sekarang setipis ATM itu namanya lebay, kalau sudah dipotong tempe mendoan baru setipis ATM. harganya memang naik, karena kedelainya naik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!