Suara.com - Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menilai pemberian hadiah bagi lima orang pemenang OK OCE untuk liburan merupakan keputusan yang tidak mendidik. Seharusnya, OK OCE memberikan permodalan yang cukup bukan memberikan hadiah liburan.
Sebelumnya, ada 5 anggota OK OCE yang memenangkan hadiah untuk umrah dan liburan ke luar negeri. Mereka adalah pendaftar ke 40.000, 39.999, 39.998, 40.001 dan 40.002. Salah satu dari pemenang akan diberangkatkan umrah.
Bestari mengatakan, hadiah liburan yang diberikan kepada 5 orang pemenang terpilih hanyalah berupa iming-iming saja.
"Diiming-imingi 40 ribu sekianlah kemudian dikasih umrah. Enggak gitu, justru itu enggak mendidik. Janji-janji seperti itu tidak zamannya lagi, itu pembodohan bagi masyarakat," kata Bestari saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).
Menurut Bestari, justru seharusnya para anggota OK OCE diberikan permodalan sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Sehingga, para anggota bisa dipastikan mendulang kesuksesan.
Setelah permodalan diberikan dan para anggota bisa meningkatkan kesejahteraan, maka para anggota pun bisa menunaikan ibadah umrah bahkan haji dengan biaya sendiri.
Dengan demikian barulah Pemprov mendidik para anggota OK OCE dan juga membantu merubah kesejahteraan warga Jakarta.
"Mendidik itu berilah akses permodalan dan pastikan bahwa mereka akan sukses dan mampu umrah beserta keluarganya dengan biaya sendiri, ini pasti benar," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan